Malam

Malam
Ketika sepi bercampur resah bintang terhadap bulan
aku berteriak memanggil mu di kejauhan langit
menatap kosong penuh pilu
menggigil dalam rintik-rintik hujan

rasanya
baru saja kemarin ku dekap terasa hangat
menyentuh pucuk-pucuk kerinduan dan asmara
tersenyum bahagia dalam genggaman cintamu
Aku lelah menatapi kerinduan ini
Ingin rasanya menutup semua pilu
ingin rasanya melewatkan
lelap menanti dalam rajutan harap

namun
semuanya hanya mimpi
yang ku simpan dalam penantian ku

betapa tak mampu ku ucap rindu ini
tak dapat dilukiskan oleh kata-kata
tak dapat diukir dalam seribu pahatan sekalipun
tak dapat dilantunkan oleh alunan musik indah sekalipun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s